Jakarta menjadi salah satu kawasan di Indonesia yang memiliki rata-rata kepadatan jumlah penduduk terbesar. Karena saking padatnya maka untuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti piknik di ruang terbuka saja begitu susah mendapatkannya. Karena itulah banyak dari warga Jakarta malah meluangkan waktunya ke luar kota untuk piknik seperti curug Cilember di Puncak, Bogor. Namun tahukah anda bahwa saat ini anda bisa piknik ke wisata Kalijodo ?

 wisata Kalijodo
Tempat unik di kalijodo. Sumber backpackerjakarta.com

Sejarah kalijodo

Kalijodo merupakan tempat pusatnya hiburan malam dan prostitusi kelas bawah. Tempat ini di masa lalu adalah salah satu tempat perayaan budaya Tionghoa bernama peh cun, yaitu perayaan hari keseratus dalam kalender imlek. Salah satu tradisi dalam perayaan peh cun adalah pesta airyang menarik perhatian kalangan muda. Acara tersebut dibiayai oleh orang-orang berada dari kalangan Tionghoa.

Penaman Kalijodo karena dalam tradisi tersebut menjadi ajang mencari jodoh. Pesta air itu diikuti oleh muda-mudi laki-laki dan perempuan yang sama-sama menaiki perahu melintasi kali Angke. Tradisi ini berhenti setelah Wali Kota Jakarta Sudiro yang menjabat diera 1953-1960 melarang perayaan budaya Tionghoa pada tahun 1958.

Namun ada versi lain bahwa Kalijodo sejak dahulu emang menjadi tempat prostitusi terselubung. Konon banyak pelarian dari Manchuria yang ke Batavia dan mencari istri sementara di kawasan kalijodo. Dari sinilah muncul bisnis esel-esek yang melibatkan wanita-wanita lokal sebagai pekerja seks komersial.

Kalijodo Kini

Kalijodo direncanakan untuk ditertibkan sejak tahun 2014. Dengan alasan merupakan jalur hijau pada tanggal 29 Februari 2016, penduduk Kalijodo direlokasi. Penertiban berlangsung lancar, dengan penduduk yang memiliki KTP DKI bersedia dipindahkan ke rusunawa Marunda dan Pulogebang atau dipulangkan ke daerah asal.

Setelah Kalijodo ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun kembali kawasan Kalijodo dengan bekerja sama oleh pengembang swasta. Saat ini kawasan wisata Kalijodo menjadi salah satu Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang megah dan berkontruksi cakar ayam dan juga Ruang Terbuka Hijau. Untuk anda yang dari luar Jakarta bisa menghubungi penyedia jasa sewa Elf Jakarta untuk mengunjungi taman wisata Kaijodo ini. Di kawasan ini anda bisa melakukan kegiatan berikut ini.

1. Main skateboard

Di taman ini anda bisa menyewa papan skateboard dan memainkannya di trek yang telah disediakan. Di skatepark ada penyewaan papan skate, sekitar Rp 25.000 hingga Rp 35.000 sesuai besarnya. Selain untuk permainan skateboard, di wahana ini juga bisa digunakan untuk bermain sepatu roda dan sepeda BMX. Jika anda ingin berwisata bersama anak-anak tidak salah jika mengunjungi destinasi wisata ini.

2. Menyewa motor trail listrik dan skuter listrik

Motor trail dan skuter listrik untuk anak-anak juga disewakan disini. Untuk tarif sewanya berkisar antara Rp 20.000 per 15 menit buat skuter listrik, sedangkan untuk motor trail Rp 20.000 per 10 menit. Berbeda dengan skteboard atau BMX yang membutuhkan skill khusus, dengan menyewakan skuter listrik anak-anak anda tidak perlu skill khusus untuk menaikinya. Adanya jalan yang melingkar di area ini memang cocok untuk trek skuter listrik.

3. Menyewa becak mini

Bagaimana jika berputar-putar Kalijodo dengan menggunakan becak mini? Becak mini ini bisa untuk tiga orang anak kecil dengan satu orang yang mengayuh dan dua orang sebagai penumpng. Untuk menyewa becaj mini ini akan dikenakan tarif Rp 20.000 tiap 20 menit. Apakh anda penasaran ingin menyewanya segera mengnjungi Taman kalijodo.

4. Menyewa mobil gowes

Selain dengan bermain di skatepark bagi yang memiliki ketrampilan, juga bisa menyewa mobil gowes seperti yang ada di berbagai kota di Indonesia. Mobil gowes ini disewakan mulai pukul 15.00 hingga malam hari, dengan tarif Rp 30.000 untuk tiga kali putaran di Kalijodo.

 wisata Kalijodo
Pemandangan kalijodo. Sumber Kompas.com

5. Wahana permainan lain

Ragam permainan anak seperti di wahana taman rekreasi pun ada di Kalijodo. Anda bisa menemani anak untuk naik kereta-keretaan dengan tarif Rp 10.000 untuk beberapa putaran. Sedangkan untuk bianglala hanya bisa dinaiki anak-anak, dengan tarif Rp 10.000. Selain itu adanya sepanjang 50 meter.

Itulah ulasan mengenai wisata Kalijodo yang merupakan destinasi wisata transformasi dari daerah kumuh dan penuh dengan bisnis gelap menjadi wisata edukatif yang ramah anak dan cocok untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga anda. Jangan lupa membaca artikel kami tentang tips perjalanan saat musim hujan pada website kami. Terima kasih dan semoga bermanfaat.